Luqman 13 14: Hikmah Pendidikan Anak : ilyasweb.com

Halo, teman-teman. Siapa di antara kita yang tidak ingin anak-anak kita menjadi pintar, berbudi pekerti baik, dan sukses di dunia akhirat? Tentunya, sebagai orangtua, kita berharap yang terbaik untuk anak-anak kita. Salah satu cara untuk mencapai tujuan tersebut adalah dengan menanamkan hikmah-hikmah dari ayat-ayat suci Al-Qur’an ke dalam kehidupan sehari-hari. Salah satu ayat yang sangat penting untuk diperhatikan dalam konteks pendidikan anak adalah ayat Luqman 13 14.

Hikmah dari Luqman 13 14

Ayat ini berbunyi: “Dan (ingatlah) ketika Luqman berkata kepada anaknya, di saat ia memberi pelajaran kepadanya, ‘Hai anakku, janganlah kamu mempersekutukan Allah. Sesungguhnya mempersekutukan Allah adalah benar-benar kezaliman yang besar.'” Ada beberapa hikmah penting yang dapat kita ambil dari ayat ini.

1. Pentingnya Pendidikan Agama

Ayat ini menunjukkan pentingnya pendidikan agama bagi anak-anak kita. Luqman dengan tegas mengajarkan anaknya untuk tidak mempersekutukan Allah. Ini menunjukkan bahwa pendidikan agama harus menjadi prioritas utama dalam mendidik anak. Sebab, tanpa landasan agama yang kuat, anak-anak kita akan mudah terperosok dalam kebebasan moral.

2. Bahaya Kesombongan

Ayat ini juga menunjukkan bahaya kesombongan dan mementingkan diri sendiri. Luqman mengingatkan anaknya untuk tidak mempersekutukan Allah, dan kesombongan adalah salah satu bentuk mempersekutukan Allah. Kita harus mengajarkan anak-anak kita untuk selalu rendah hati dan menghargai orang lain, agar mereka tidak jadi pribadi yang sombong dan mudah tersesat dari jalan Allah.

3. Konteks Keluarga

Ayat ini juga menunjukkan bahwa pendidikan anak harus dimulai di lingkungan keluarga. Luqman mengajarkan anaknya tentang Allah di saat memberikan pelajaran kepadanya. Artinya, kita harus mulai mengajarkan hikmah-hikmah agama sejak anak masih kecil, dan tidak menunggu sampai mereka sudah dewasa.

4. Memiliki Prioritas yang Jelas

Ayat ini juga mengajarkan anak kita untuk memiliki prioritas yang jelas dalam hidup. Prioritas nomor satu haruslah Allah, dan bukan harta, status, atau kebahagiaan sesaat. Kita harus mengajarkan anak-anak kita untuk selalu fokus pada tujuan utama yaitu mencapai keselamatan akhirat dan ridha Allah.

5. Kedekatan dan Kebersamaan

Ayat ini juga menunjukkan pentingnya kedekatan dan kebersamaan antara orangtua dan anak. Luqman memberikan pelajaran agama kepada anaknya dengan penuh kasih sayang. Ini menunjukkan bahwa pendidikan anak harus dilakukan dengan cara yang menyenangkan dan tidak memberatkan. Kita harus menciptakan kedekatan dan kebersamaan dengan anak-anak kita dalam belajar agama.

Tabel: Tips Mendidik Anak Sesuai dengan Hikmah Luqman 13 14

No Tips Mendidik Anak
1 Mulai mengajarkan agama sejak usia dini
2 Selalu memberikan contoh baik dalam kehidupan sehari-hari
3 Menjalin kedekatan dan kebersamaan dengan anak dalam belajar agama
4 Menjaga suasana hati anak agar selalu positif dan tidak mudah terpengaruh lingkungan buruk
5 Memberikan dorongan dan penghargaan kepada anak ketika mereka berhasil mempraktikkan ajaran agama dengan baik

FAQ: Pertanyaan Seputar Luqman 13 14

1. Siapakah Luqman?

Luqman adalah seorang hamba Allah yang bijaksana yang disebutkan dalam Al-Qur’an. Tidak banyak yang diketahui tentang latar belakangnya, namun ia dianggap sebagai orang yang dicintai oleh Allah karena kebijaksanaannya.

2. Apa yang dimaksud dengan mempersekutukan Allah dalam ayat ini?

Mempersekutukan Allah adalah salah satu bentuk syirik, yaitu memasukkan selain Allah di dalam hati dan ibadah kita. Dalam ayat ini, Luqman mengajarkan anaknya untuk tidak mempersekutukan Allah karena itu merupakan bentuk kezaliman yang besar.

3. Apa hikmah yang bisa kita ambil dari ayat Luqman 13 14?

Ada beberapa hikmah yang bisa kita ambil dari ayat Luqman 13 14, antara lain pentingnya pendidikan agama, bahaya kesombongan, konteks keluarga, memiliki prioritas yang jelas, dan kedekatan dan kebersamaan antara orangtua dan anak.

4. Apa saja tips mendidik anak sesuai dengan hikmah Luqman 13 14?

Beberapa tips mendidik anak sesuai dengan hikmah Luqman 13 14 adalah mulai mengajarkan agama sejak usia dini, selalu memberikan contoh baik dalam kehidupan sehari-hari, menjalin kedekatan dan kebersamaan dengan anak dalam belajar agama, menjaga suasana hati anak agar selalu positif dan tidak mudah terpengaruh lingkungan buruk, dan memberikan dorongan dan penghargaan kepada anak ketika mereka berhasil mempraktikkan ajaran agama dengan baik.

Sumber :